Tentang Rasa Dan Fakta

Waktu berjalan sangat cepat, tidak terasa kita telah berada pada penghujung bulan Syawal. Saya menduga-duga apakah ini karena saya telah menjadi orang tua yang banyak kegiatan dan banyak menghadapi berbagai permasalahan kehidupan. Berbeda dengan waktu saya masih anak-anak, saat masih duduk di Sekolah Dasar. Saya tidak punya tugas apa-apa. Hanya sekolah, bermain, dan sedikit membantu pekerjaan orang tua. Saat itu saya merasa waktu terasa sangat panjang, apalagi saat bulan Ramadhan. Siang hari menunggu waktu berbuka tiba adalah sangat berat dan terasa lama.

Saya bertanya kepada murid-murid saya yang masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar, sama dengan usia saya ketika merasakan waktu yang berjalan lambat. Murid-murid saya ini juga sama seperti saya ketika masih Sekolah Dasar. Mereka tidak punya pekerjaan yang banyak, hanya sekolah, bermain, dan mungkin juga membantu sedikit pekerjaan orang tua. Jawaban mereka di luar dugaan saya. Semua murid menjawab bahwa mereka pun merasakan bahwa waktu berjalan sangat cepat.

Fenomena ini adalah tentang rasa, bukan tentang fakta. Karena faktanya jarum jam tetap.berdetak seperti biasanya. Satu jam tetap terdiri atas 60 menit. satu menit 60 detik. Satu kali rotasi bumi juga tetap 24 jam. Apa sebenarnya yang menyebabkan kemunculan fenomena ini? Entahlah, yang jelas zaman ini adalah sebuah bukti bahwa perkataan orang tua Jawa zaman dulu telah terbukti.

Waktu kecil saya sering mendengar orang tua mengatakan bahwa besok akhir _zaman kui donyane mingkup_ ( akhir zaman itu dunia menjadi semakin sempit). Dunia menjadi semakin sempit ini bermakna konotasi atau kiasan. Kehadiran gadget telah membuat dunia memang menjadi terasa sempit. Informasi dari berbagai belahan dunia dapat diakses dalam hitungan detik hanya dalam genggaman tangan.

Dahulu orang mau mengirim uang harus menggunakan jasa Pos Indonesi dengan mengisi kartu wesel pos. Penerima harus menunggu uang tiba, sampai berhari-hari, bahkan berminggu-minggu. Saat ini dalam hitungan detik uang kiriman dari saudara yang berada jauh di belahan bumi yang lain dapat diambil segera di ATM Bank yang dituju di tempat bertinggal kita.

Zaman ini memang sudah tua atau zaman akhir, namun kapankah kehidupan dunia berakhir.? Allahu a’lam. Tugas kita adalah membaca tanda-tanda yang telah diciptakan oleh Sang Pencipta agar kita dapat menyiapkan diri sebaik-baiknya untuk kehidupan selanjutnya yang tidak pernah akan berakhir.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *