
Penampilan dan wajahnya adalah sangat biasa, namun langkah yang telah dilakukannya adalah luar biasa dan langka. Semua yang dilakukannya adalah bukan untuk pencitraan agar diberi gelar sebagai pejabat yang peduli rakyat, namun merupakan wujud nyata bahwa beliau adalah seorang pemimpin yang amanah. Beliau adalah Bapak Iwan Sulistya, Kepala Desa Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Propinsi Jawa Tengah.
Bulan Ramadan tahun 1446 H ini adalah tahun ketiga beliau membagikan THR ( Tunjangan Hari Raya ) berupa uang tunai kepada seluruh warganya. Memang THR yang dibagikan bukan uang pribadinya, namun uang hasil pengelolaan sumber daya alam di desanya, yaitu pengelolaan Umbul Pelem sebagai obyek wisata. Pada tahun ini, Pak Iwan membagikan uang tunai sebesar Rp 200.000;kepada setiap warganya yang telah tertulis di KK (Kartu Keluarga), termasuk bayi.
Indonesia adalah sangat kaya dengan sumber daya alam. Jika semua pejabat pemerintah dari eselon paling atas bertindak seperti Pak Iwan Setiawan, maka tidak akan ada cerita seorang pemuda yang tiba-tiba roboh pingsan saat shalat berjamaah. Pemuda ini pingsan karena ketiadaan makanan, sudah dua hari dia tidak makan. Tidak akan ada pula berita ada sebuah keluarga dengan delapan orang anak yang terpaksa bersantap buka dan sahur hanya dengan tepung terigu yang dimasak dengan air.
Pak Iwan adalah seorang pejabat pemerintah eselon paling bawah, namun dia telah memberi contoh konkrit untuk para pejabat eselon atas. Harapan negri ini menjadi sebuah negri yang _baldatun thoyyibatun warobbun ghofur_ tidak lagi menjadi sebuah utopia, jika semua pejabat seperti Pak Iwan. Barakallah, Pak Iwan. Semoga Bapak senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan dan keberkahan oleh Allah Swt..
———
Tri Mulyani
Boyolali, 23 Maret 2025